10 Tahun Ngeblog. Apa Untungnya?

10 Tahun Ngeblog. Apa Untungnya?

10 Tahun Ngeblog. Apa Untungnya?

Kalo gak karena passion banget, mungkin ga bisa bertahan sampai 10 tahun untuk menjalankan sesuatu yang bisa dibilang hobi ini. Kalau diingat ke belakang, alasan pada saat itu mau ngeblog adalah memang karena pada jamannya (kuliah), lagi masa-masanya pencarian jati diri. Semuanya dilakukan, semua media sosial dan serupanya juga dicoba. Blog jadi salah satu uji coba yang dijadikan ruang untuk berfikir, berkarya dan bahkan melakukan hal-hal yang mungkin bisa dikatakan gak begitu jelas, tapi ya….. pingin di tulis aja.

Dulu, inget banget waktu pertama kali mutusin buat blog (padahal buat blog, bukan keputusan besar juga hahaha) adalah ketika Bu Mona Ganiem bilang di satu seminar

BLOG!

Buat blog jadi kamar kamu sendiri. Hiasi dengan hal-hal yang kamu suka. Latihan menulis dari sekarang. Karena itu merupakan skill yang penting ke depan. Mau lulus kuliah? Harus skripsi. Dan itu nulis. Mau dapet beasiswa S2? Harus nulis essay pula. Even kalo gue sekarang, gue lagi mau coba mendalami ilmu penulisan naskah yang bisa dijadikan sebuah film bercerita yang menyentuh para penontonnya. Itupun juga nulis. Oleh karenanya blog, bisa jadi tempat dimana kita eksperimental, tanpa takut disalahkan (toh, ini media kita).

Mengingat perjalanan blog ini selama 10 tahun, yaaaa….. memang gak begitu terasa. Karena gak pernah jadiin ini sebagai beban atau target. Justru terkadang digunain sebagai “obat penenang”. Ketika “galau” atau ngerasa pingin ngelakuin sesuatu, tapi gak tau ngelampiasinnya dimana, ya coba di blog aja. Tulis aja apa yang ada di pikiran. Posting aja foto-foto yang baru dijepret dan pingin dipamerkan. Ya… intinya hepi hepi aja.

Bermula saat sedang kuliah, dimana masa-masanya pencarian jati diri. Bisa dibilang, blog berhasil sebagai “Passion Finding Machine” nya gue. Kalo gue inget beberapa kata orang, kalo lo mau passion lo apa? Coba lakuin itu terus-terusan. Even ketika lo gak dibayar, lo masih suka-suka aja untuk ngelakuin hal itu. I could say blogging is my passion. Gak ada manfaat yang jelas-jelas banget (in term of money), tapi gue masih ngelakuin hal itu. Selain blogging itu sendiri, thank to blog, gue jadi tahu kalo fotografi dan fimmaking adalah passion gue yang harus gue seriusin.

Hmmm… mungkin pada bertanya? Gimana caranya blog itu bisa jadi passion finding machine lo? Ya…. cara main di blog kan literally simple. Write what you want to write. Post what you want to post. That’s super simple. Ya…. ketika lo nulis dan post apapun yang lo suka, mungkin dalam satu tahun akan terlihat random banget. Semua ditulis. Even ketika lo lagi jalan dan ngeliat ada kucing atau anak ayam yang lucu, mungkin lo foto dan lo post. Tapi ya gapapa, lakuin aja terus. Nanti ketika sudah sekitar sekitar 3-5 tahun, akan keliatan benang merah. Apa sih hal-hal  yang bisa menggerakan hati lo untuk nulis.

 

Kalo gue pribadi, dari blog ini gue menemukan bahwa:

  1. Gue tertarik dengan seni bercerita, apapun mediumnya. Mulai dari penulisan hingga audio visual
  2. Gue suka dalam fotografi dalam hal visual Bagaimana seni tersebut bisa memberikan keindahan yang memperkuat ceritanya itu.
  3. Gue suka dalam mempelajari banyaaaaaak sekali aspek di filmmaking
  4. Gue suka untuk mendokumentasikan beberapa kejadian penting sebagai arsip dalam hidup. Even misalnya jalan-jalan dengan keluarga, diskusi dengan teman atau apapun itu.
  5. Gue suka dengan hal yang bersifat entrepreneurship atau project yang memiliki dampak ke banyak orang
  6. Gue suka dengan travelling (bukan hanya sekedar jalan-jalan, tapi lebih jauh dari itu)
dll

Jadi mungkin bisa dibilang, blog gue isinya ya 6 hal diatas.

Selain menjadi Passion Finding Machine, menurut gue blog juga berhasil dalam hal “Personal Progress Tracker”. Biasanya di awal tahun gue suka menuliskan resolusi apa yang yang ingin gue capai. Selain di awal tahun pun, biasanya gue colongan nulisin mimpi-mimpi atau doa-doa gue di selipan dalam postingan di blog. Sooner or later, beberapa hal yang awalnya gue tulisin jadi mimpi atau cita-cita, ternyata berkat rahmat Allah beneran terkabul. Segitu banyaknya dan segitu berkahnya. Itulah salah satu hal yang gue seneng dari blog, membuat lo semakin pingin nulisin progress atau mimpi baru baru, serta mensyukuri beberapa mimpi yang sudah Allah kabulkan.


Okey, terkait manfaat sudah gue tulisin. Trus ada pertanyaan selanjutnya, lo ngeblog ada yang baca?

Duluuuuu banget di awal-awal, cita cita gue cetek banget. Gue cuma pingin at least dalam satu hari ada satu orang yang baca blog gue. Dengan artinya setiap hari pasti ada orang yang inget dengan gue hahaha. Tapi walhasil dalam waktu beberapa bulan atau tahun, biasanya dalam satu hari yang baca sekitar 50-100 orang.

Itu yang banyak kah? Hmmm I don’t think so. Kalo lo compare dengan beberapa blogger seperti Raditya Dika, Benakribo, Diana Rikasasari, pasti dalam sebulan mereka sudah ribuan, atau ratusan ribu atau bahkan juta. Angka 50-100 orang ini memang gak besar. Tapi….. ya… I don’t what’s wrong with my blog, I’ll ask you later.

Punya pembaca yang banyak sampai jutaan misalnya, pasti jadi idaman atau hal yang pingin dicapai dari setiap content creator. Tapi…. kalo pun gak achieve itu, gue berharap pada diri gue untuk terus nulis. Terus berkarya. Dan terus refleksi diri. Bukan untuk orang lain, tapi untuk diri sendiri. Dan cita-cita terbesar gue dari nulis blog adalah bukan untuk dibaca oleh banyak orang, melainkan agar ketika suatu saat nanti, ketika gue sudah sudah meninggal dan belum sempat menceritakan beberapa hal yang menarik ke anak cucu gue, mereka dengan sendirinya bisa baca melalui blog ini 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Enter your keyword